Saya lanjutkan ya sharing cerita mengenai #UKTrip kami. Setelah sebelumnya membahas mengenai preparation ke London, kali ini saya ingin menceritakan mengenai apa saja sih yang menarik di London untuk anak-anak?

Ternyata London itu menyenangkan sekali bukan hanya untuk orang dewasa, tapi juga anak-anak. Saya seringkali membaca artikel-artikel di internet yang memasukkan London sebagai salah satu kota di dunia yang kids-friendly. Setelah sampai disana ternyata saya membuktikan sendiri betapa kids-friendly-nya kota ini, rasanya 10 hari disana belum khatam untuk menjelajahi tempat-tempat asik untuk anak-anak di London.

Salah satu bukti kids-friendly-nya London adalah banyak sekali tempat wisata yang free alias gratis tanpa biaya masuk. Saya merencanakan trip kali ini akan menggabungkan antara berkunjung ke tempat-tempat wisata yang free dan tempat yang berbayar (karena memang ingin sekali datang ke tempat tersebut). Bagi yang mau menikmati wisata di London for free, mungkin banget lho! Bisa menekan budget liburan, tapi tetap menyenangkan. Berikut beberapa tempat wisata yang free entry yang kami datangi kemarin.

1. London's Parks : Beautiful and Fun

Saya memasukkan beberapa taman kota di London dalam itinerary liburan kami, karena jatuh cinta pada taman-taman di London sejak riset itinerary dengan semangat London For Free :-) Disebutkan bahwa taman-taman di London sangat menyenangkan untuk piknik dan bersantai, dan sebagai orang Jakarta yang ‘haus' akan rimbunnya pohon dan segarnya udara taman, maka dengan bersemangat saya memasukkan taman dalam must-seen itinerary kami. Sayangnya karena waktu yang terbatas, hanya 2 taman kota yang sempat saya datangi : St James Park dan Hyde Park.

St James Park

St James Park terletak di depan istana Buckingham, dan karena istana Buckingham sepertinya menjadi tempat yang ‘wajib' didatangi bagi yang baru pertama kali datang ke London, maka St James Park akan menjadi sangat mudah untuk ditemukan. Di St James Park terdapat danau yang luas dan banyak sekali angsa, menjadikan anak-anak kami berteriak gembira saat melihat pemandangan yang jarang ada di Jakarta ini :-) Selain di danau, angsa-angsa tersebut juga bebas berkeliaran di area taman, tapi hebatnya mereka tidak mengganggu orang-orang yang sedang piknik. Sebuah contoh hubungan yang harmonis banget antara manusia dan hewan. Di St James Park setiap hari jam 14.30 ada pertunjukan pemberian makanan untuk pelikan dan biasanya inilah yang ditunggu-tunggu oleh orang-orang.

St James Park yang terletak di depan istana Buckingham (terlihat di latar belakang)


Anak-anak senang sekali melihat banyak angsa di danau


Beautiful St James Park dengan London Eye di kejauhan

Hyde Park

Sebelum datang kesini, rasanya saya sudah cukup familiar dengan nama tempat ini, saking seringnya dibahas di artikel-artikel di internet. Hyde Park adalah salah satu ‘royal park' di London, letaknya bersebelahan dengan Kensington Garden yang juga merupakan salah satu royal park. jadi jika Anda datang ke Hyde Park, Anda bisa sekalian menjelajahi Kensington Garden, dengan catatan kaki belum capek, hehehe.... Karena Hyde Park ini luaaas sekali, jadi menjelajahi dari ujung ke ujung lumayan memakan waktu mungkin setengah hari kalau mau puas :-)

Saat kami datang ke Hyde Park, cuaca di London sedang windy cenderung berawan, namun ternyata warga London tampaknya masih semangat menikmati summer di Hyde Park.

Hyde Park, cakep banget buat piknik di rerumputan :-)


Di Hyde Park ada taman mawar yang indah banget

Saat memasuki Hyde Park, di kanan-kiri terlihat hamparan rumput membentang beserta pohon-pohon rindang, bikin pengen selonjoran :-) Kami sempat tidur-tiduran dibawah pohon dan anak-anak main bumerang.

Kami melanjutkan perjalanan lebih jauh ke area bagian dalam Hyde Park dan tadaaa..... tetap dong di taman ini ada danau super luas yang dipenuhi angsa :-) Area danau ini bernama The Serpentine, dimana di sekeliling danau ada banyak cafe, dan bisa sewa perahu juga untuk menjelajahi danau! Wah benar-benar bahagia hati saya saat melihat pemandangan ini. Kami tidak menyewa perahu karena ternyata mahal sekali harga sewanya hehehe....Jadi cukup menikmati danau dari pinggir saja.

Banyak angsa lagiii.... si Kakak ngambek difoto gara-gara nggak boleh nyewa perahu :'D


Perahu memanggil-manggil untuk dinaiki


Cantik dan luasnya Hyde Park

Ternyata ada juga ‘pengobat' ngambeknya anak-anak, yaitu area Diana Princess of Wales Memorial Fountain. Di bagian belakang Hyde Park, hampir bersebelahan dengan Kensington Garden, ada area main air yang dinamai dengan nama Princess Diana atau lebih beken dengan Lady Di. Dibilang air mancur, menurut saya bukan karena airnya mengalir...Tapi dibilang kolam juga bukan karena bentuknya melingkar. Yang pasti tempat ini jadi favorit anak-anak karena bisa main air dan basah-basahan :-D Jadi sedia baju ganti ya kalau datang ke Hyde Park, jangan kayak kami yang nggak bawa baju ganti dan akhirnya pulang naik tube dengan baju yang lumayan basah, hehehe....

 


Diana Princess of Wales Memorial Fountain dilihat dari luar


Seneng banget main disini

Di Kensington Garden di sebelah Hyde Park juga sebenarnya ada tempat bermain untuk anak-anak yang dinamai dengan nama Lady Di, yaitu Princess Diana Memorial Playground. Tapi karena anak-anak sudah terlanjur basah dan kami nggak bawa baju ganti, jadi kami nggak mampir kesana. Alasan untuk balik ke London lagi suatu saat lagi, mungkin? :-)

2. London's Museums and Galleries

Hal lain yang membuat saya ingin mengajak anak-anak ke London adalah banyak sekali museum-museum bertaraf dunia yang ada di kota ini, dan hampir semuanya GRATIS alias free entry. 10 hari di London dengan berbagai macam tempat menarik untuk didatangi, membuat kami tidak bisa datang ke seluruh museum-museum menarik itu, tapi ada 4 museum yang sempat kami datangi yaitu British Museum, Natural History Museum, Victoria & Albert Museum dan Tate Modern Art Gallery. Datang ke 4 tempat inipun rasanya tidak maksimal karena waktu yang terbatas, jadi kami tidak bisa menjelajahi museum-museum ini secara detail, karena museum-museum di London ternyata besar-besar banget! Kalau mau puas, mesti sediakan 1 hari untuk 1 museum. Dijamin nggak akan bosan seharian di museum, tapi tinggal di London-nya berarti mesti minimal 3 minggu, hehehe....

British Museum

Museum ini masuk daftar must-seen saya karena merupakan no 1 top attraction di London menurut situs Visit Britain, dan masuk dalam top 10 Museum di dunia. Jadi datang kesini mungkin sama wajibnya dengan datang ke Museum Louvre kalau ke Paris.

Datang ke British Museum ditengah hujan yang mengguyur kota London


Bagian dalam British Museum dengan kubahnya yang happening banget

British Museum adalah museum yang mengumpulkan koleksi-koleksi bersejarah dari seluruh dunia, jadi bukan cuma tentang British saja. Museumnya luaaas banget, terbagi-bagi dalam beberapa area berdasarkan jenis koleksinya. Misalnya ada area Egypt untuk koleksi barang bersejarah dari Mesir, area Roman untuk koleksi barang bersejarah dari Romawi, dan masih banyak lainnya. Tiap areapun ada nomor-nomor ruangannya sendiri, saking banyaknya koleksi museum ini.

Begitu melihat koleksi British Museum, dalam hati saya berpikir, wow jadi seperti ini yang disebut museum kelas dunia. Benar-benar pantas museum ini menjadi salah satu museum yang wajib didatangi di dunia, karena koleksinya tidak main-main! Lengkap banget dan membuat saya berpikir, betapa hebat kerja para kurator di British Museum ini.



Kece-kecenya koleksi British Museum

Karena sadar bahwa kami tidak akan bisa seharian menghabiskan waktu di museum ini, saya memutuskan bahwa kami akan konsentrasi ke satu area yang paling menarik untuk anak-anak, yaitu area Egypt, karena didalamnya ada mummy! Iya betul, the real mummy, yang disimpan dan dipajang untuk umum.




Ini mummy beneran lho!


Ini kerangka manusia beneran yang diawetkan


Saya baru tau kalau binatang juga dibuat mummy. Ada mummy kucing, kerbau, buaya, mantap deh koleksinya!

Mungkin ada pertanyaa, anak-anak memangnya nggak bosan diajak ke museum kayak gini? Di UK, mereka well-prepared. Setiap anak yang datang bisa minta activity trail gratis! Apa sih activity trail itu? Semacam buku ‘mencari harta karun' untuk anak-anak, jadi di buku itu anak-anak diminta untuk memecahkan beberapa masalah yang berkaitan dengan area di museum yang ingin didatangi. Misalnya, saat kami ingin ke area Egypt, staff British Museum memberikan kami activity trail untuk area Egypt, sehingga secara tidak disadari anak-anak, mereka sebenarnya sudah banyakmendapat ilmu tentang sejarah Egypt dari activity trail yang mereka kerjakan.


Activity Trail dari British Museum untuk anak-anak, beserta brosur khusus membahas kegiatan untuk Families... family-oriented banget kan?


Anak-anak mengerjakan Activity Trail mereka di area Egypt

So parents, kalau datang ke London, pastikan British Museum masuk dalam daftar itinerary untuk anak-anak. They will have fun, at least with all that mummies :-)

Natural History Museum

Daerah Kensington di London adalah ‘surganya' buat penikmat museum, karena banyak museum kelas dunia yang berlokasi disini. Salah satunya Natural History Museum. Museum ini sepertinya museum-wajib-didatangi buat keluarga dengan anak-anak, saking ngetopnya sampai berjubel deh anak-anak di museum ini :-)

Natural History Museum menyimpan koleksi terkait bumi, tapi yang paling happening di museum ini adalah koleksi dinosaurusnya. Area dinosaurus adalah area yang paling crowded di museum ini. Begitu memasuki Hintze Hall, kami sudah dibuat berdecak kagum dengan penampakan kerangka dinosaurus besar ini.


Kerangka dinosaurus di Hintze Hall - Natural History Museum

Untuk masuk ke area dinosaurus, setelah melewati Hintze Hall, kami harus mengantri dan antriannya panjaaang. Saya sudah membaca sih kalau berlibur ke London saat summer itu pasti mengalami banyak antrian karena warga Eropa sendiri juga berlibur saat summer, tapi tidak apa-apa, namanya juga udah kepengen banget :-)

Interior area dinosaurus di Natural History Museum dibuat remang-remang. Pengunjung berjalan diatas semacam jembatan, dimana di kiri kanan jembatan ada berbagai macam koleksi dinosaurus dipamerkan. Di penghujung jembatan adalah dinosaurus yang paling dinanti yaitu T-Rex, dibuat dalam bentuk semacam robot yang bisa bergerak-gerak dan mengeluarkan suara. Karena museum sedang ramai sekali, jadi kami tidak bisa berlama-lama menikmati koleksi karena harus terus berjalan, tidak boleh berhenti :-)


Si Robot T-Rex yang dinanti-nanti


Crowdednya museum di London, kontras ya sama museum di Indonesia hiks...


Victoria & Albert Museum (V&A)

Tepat di seberang Natural History Museum, ada Victoria & Albert Museum, museum yang menyimpan koleksi seni dari berbagai zaman dan berbagai negara. Koleksi disini kebanyakan adaalah patung dan lukisan (ada gallery khusus lukisan Michaelangelo lho). Kami masuk ke museum ini sudah sore dan jam 17.30 ternyata museum tutup, jadi kami hanya memasuki gallery Michaelangelo dan melihat beberapa gallery patung dan gallery terkait Asia dan Islam.

Koleksi V&A ini juga membuat saya berdecak kagum, banyak banget! Museumnya sendiri megah dan besar, dan walaupun saya nggak terlalu mengerti dunia perpatungan dan lukisan, tapi masuk ke museum ini menjadi salah satu pengalaman yang tidak terlupakan untuk saya pribadi. Anak-anak terkagum-kagum melihat patung-patung besar bersusun dalam ruangan yang megah. Tapi karena banyak sekali patung dari jaman Romawi, maka anak-anak melihat juga patung-patung yang maaf, tidak berpakaian atau mempertontonkan bagian tubuh pribadi. Jadi saya memanfaatkan momen ini juga untuk mengenalkan ke anak-anak berbagai macam kultur di dunia ini, bahwa di belahan bumi Eropa ini bukan hal yang tabu untuk mempertontonkan aurat, berbeda dengan kita yang orang Asia.


V&A Museum yang megah dan koleksinya wow banget


Anak-anak di gallery lukisan Michaelangelo

Tate Modern Art Gallery

Berkunjung ke Tate Modern Art Gallery yang ada di tepi sungai Thames memberikan pengalaman mengasyikkan bagi kami justru dari rute perjalanan menuju tempat tersebut. Tate Modern terletak di area Southbank, dipisahkan dari pusat kota London oleh sungai Thames yang membentang, namun dihubungkan oleh salah satu jembatan yang ngetop di London yaitu Millenium Bridge. Millenium Bridge sendiri merupakan jembatan yang termasuk baru di London jika dibandingkan dengan jembatan-jembatan lain seperti Tower Bridge yang menjadi ikon kota London. Sesuai dengan namanya, Millenium Bridge bernuansa futuristik, mempunyai lengkungan-lengkungan yang memberikan kesan modern, dan menghubungkan 2 spot favorit di kota London, yaitu St Paul Cathedral dan Tate Modern.


Rute jalan kaki yang mengayikkan, dari St Paul Cathedral ke Tate Modern melewati Millenium Bridge

Tate Modern sendiri adalah gallery seni modern, koleksinya berbeda dengan koleksi seni yang terdapat di V&A Museum. Di Tate Modern, koleksi yang ditampilkan menurut saya lebih menjurus ke pop art, warna-warni mencolok, dan lebih ‘abstrak' sehingga saya sendiri nggak terlalu mengerti isi museum ini, hehe... Tapi barang2 di merchandise store-nya keren2 banget (haha salah fokus).


Koleksi seni di Tate Modern


Merchandise Store di Tate Modern yang keren keren

Daerah di sekeliling Tate Modern adalah daerah yang mengasyikkan. Kita bisa melihat sungai
Thames dengan beragam kapal yang lalu lalang, menikmati pertunjukan-pertunjukan dari seniman-seniman kreatif kota London (yang tujuannya meminta sumbangan), piknik di taman, sampai main bubble raksasa.


Taman di depan Tate Modern yang asik buat picnic


Main bubble raksasa di pinggir sungai Thames

Cerita-cerita diatas hanya sedikit sekali dari banyaknya museum dan gallery gratis yang tersebar di kota London. Sayangnya kami tidak sempat mengunjungi Science Museum (yang katanya very kids-friendly), National Gallery dan National Portrait Gallery di Trafalgar Square, dan National Maritime Museum di Greenwich. Another reason to go back to London someday, right? :-)

3. Mengunjungi Stadion-stadion Sepak Bola Terkenal Dunia

Beruntungnya saya punya suami dan anak laki-laki yang sama-sama penggemar English Premier League, jadi liburan ke UK pun mengunjungi stadion bola jadi salah satu itinerary gratisan kami. Sebenarnya untuk masuk sampai ke area pinggir lapangan stadion tersebut, kita harus membayar (biasanya masing-masing stadion mempunyai fasilitas tur resmi sehingga kita bisa melihat lapangannya dari dekat, ruang ganti pemain, dll), tapi kalau cuma mau melihat bentuk stadion dari luar saja sih, gratis dong, hehe... Di London sendiri banyak sekali klub bola yang bermarkas disini, sehingga dengan sambung menyambung naik tube atau bus kita bisa mendatangi banyak stadion. Kemarin kami berkesempatan untuk melihat dari luar Stamford Bridge yang jadi markasnya Chelsea, Emirates Stadium yang jadi markasnya Arsenal, dan Old Trafford di Manchester (2 jam perjalanan kereta dari London) yang jadi markasnya Manchester United. Khusus Old Trafford, karena suami saya adalah fans MU, maka kami membeli paket tur stadium dan museum. Old Trafford akan saya ceritakan di bagian lain ya karena kami ke Old Trafford bukan termasuk UK for free karena bayar buat masuk stadion :-)


Welcome to Stamford Bridge



at Emirates Stadium


Old Trafford, Theatre of Dreams

4. London's Free Sightseeing

Selain tempat-tempat diatas yang sudah saya ceritakan, London for free tentu bisa dinikmati juga dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan bangunan-bangunan yang menjadi ikon London maupun UK.

Trafalgar Square
adalah alun-alun kota London. Seperti lazimnya alun-alun di seluruh dunia, disini biasanya menjadi pusat aktivitas warga London. Di Trafalgar Square ada Nelson's Coloumn, semacam monumen utk Admiral Nelson yang adalah pahlawan UK. Selain itu ada kolam-kolam air mancur dan juga National Gallery yang megah


Trafalgar Square

Buckingham Palace
Wajib dong datang ke istana Ratu Elizabeth, Pangeran Charles, Pangeran William dan the beautiful Kate Middleton :-) Di Istana Buckingham setiap jam 11.30 ada pergantian penjaga istana. Tontonan ini gratis, dan kayaknya turis pada numplek di istana di jam tersebut. Kalau mau nonton upacara pergantian penjaga ini, datanglah lebih awal biar dapat spot nonton yang bagus didepan pagar istana, dibawah balkon tempat keluarga istana dadah-dadah :-)


Di depan Buckingham Palace
Upacara pergantian penjaga istana. Lihat betapa crowdednya turis yang nonton :-)

Parliament House dan Big Ben


Bahagia banget waktu akhirnya saya bisa melihat langsung 2 ikon ini, setelah selama ini hanya memandangi fotonya saja di suvenir-suvenir bertema London. Menikmati Parliament House yang indah dan Big Ben yang menjulang sudah pasti gratis, dan spot paling bagus buat foto-foto adalah di tengah Westminster Bridge yang berada di tengah sungai Thames.

Westminster Abbey
Westminster Abbey terletak bersebelahan dengan Parliament House dan Big Ben, jadi bisa sekali jalan ke 2 tempat ini.
Kalau inget Westminster Abbey, yang terbayang di kepala saya adalah saat upacara pemakaman Lady Di dan pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton :-) Saat kami kesini, bagian depan Westminster Abbey sedang direnovasi.



Tower Bridge
Salah satu ikon kota London yang biasanya juga hanya saya lihat di suvenir :-) Orang-orang banyak salah kaprah menyebut jembatan ini sebagai London Bridge, padahal London Bridge dan Tower Bridge adalah 2 jembatan yang berbeda. Jika ingin ke Tower Bridge, berjalanlah menyusuri Southbank, maka akan ketemu spot keren untuk foto ini. Selain itu ada air mancur buat anak-anak bermain-main.

St Paul Cathedral
Kalau ingat St Paul Cathedral, saya jadi ingat pernikahan Pangeran Charles dan Lady Di :-)


Foto dulu di box telepon merah depan St Paul's Cathedral :-)

Piccadilly Circus
Kayaknya salah satu neon box terkenal di dunia, sering lihat di foto-foto, pas nyampe ternyata neon box-nya nggak terlalu besar, tapi suasana sekelilingnya ternyata ‘London' banget :-)

Covent Garden
adalah salah satu pasar tradisional yang sudah lama berdiri. Oh ya di London ini juga banyak pasar-pasar tradisional yang menarik untuk dikunjungi, seperti Camden Market atau Borough Market. Eits tapi pasar tradisionalnya beda ya dengan yang ada di Indonesia :-) Covent Garden terkenal dengan pertunjukan seniman jalanan yang unik-unik. Selain itu juga banyak cafe-cafe lucu bertebaran. Cocok untuk menghabiskan sore hari dengan santai.


Menikmati atraksi gratis seniman-seniman kreatif London


Ada yang mirip Mr Bean :-)

Strolling over Oxford Street and Regents Street
Oxford Street dan Regent Street bisa jadi sightseeing gratisan dengan syarat bisa nahan untuk tidak belanja, hehehe.... Karena terletak di 2 jalan yang berdekatan inilah toko-toko yang menggoda untuk belanja berderet manis :-) Yah macam Orchard Road-nya Singapore lah.


Ramainya Oxford Street

Saya penasaran juga ya dengan Hamleys yang terletak di Regents Street, yang katanya toko mainan terbesar di Eropa. Akhirnya kami mempir sebentar kesana. Wah, buat anak-anak sih memang menggiurkan banget ya, toko mainan 7 lantai dengan segala macam mainan apapun ada deh di Hamleys. Tapi ya itu tadi, kalau akhirnya jadi borong alias belanja, maka Oxford Street dan Regents Street bukan termasuk wisata London for Free lagi :-)

Uniknya Hamleys ini dibanding toko mainan lainnya, disini staf-stafnya heboh banget mem-peragakan mainan-mainan yang dijual. Jadi sering tuh, anak-anak kami diajak mencoba suatu mainan atau ikutan art and craft session. Ujung-ujungnya sih ngebujuk buat beli, hehe...


Hamleys, ‘surga' di Regents Street buat anak-anak :-)

Sebenarnya masih banyak lagi tempat2 gratis yang bisa dinikmati di kota London, seperti London Eye, Regents Park dan Primrose Hill, kanal-kanal cantik di Camden... Tapi yah begitulah, 10 hari tidak cukup untuk menjelajah semuanya... Mudah-mudahan suatu saat nanti kami bisa kembali lagi ke London untuk mendatangi tepat-tempat tersebut...

Tulisan mengenai London berikutnya akan saya fokuskan ke tempat-tempat wisata yang berbayar (tidak gratis)... Tunggu kelanjutannya ya :-)