Kalau sebelumnya saya sharing mengenai itinerary London For Free kami sekeluarga, kali ini saya akan sharing mengenai 2 tempat dimana kami harus membayar untuk masuk, yaitu Warner Bros Studio London dan Old Trafford, markasnya Manchester United Football Club. Sebenarnya Old Trafford letaknya bukan di London melainkan di Manchester (2 jam perjalanan naik kereta dari London), tapi mungkin bisa memberi gambaran bagi Ayah Bunda yang ingin mengikuti tur stadion sepakbola di dalam kota London, misalnya Stamford Bridge, Emirates Stadium atau Wembley Stadium.

Warner Bros Studio London : Wajib Datang untuk Penggemar Harry Potter!

Warner Bros Studio London merupakan tempat wajib dikunjungi bagi saya pribadi, karena saya penggemar cerita Harry Potter :) Krucil pun sudah ‘ketularan’ Bunda-nya, mereka juga pernah menonton film Harry Potter di televisi (dan nonton juga didalam pesawat saat perjalanan kami Jakarta-London), jadi mereka ikut excited saat tahu bahwa kami akan berkunjung ke Warner Bros Studio London untuk melihat ‘segala hal tentang Harry Potter’.

Yang sangat-sangat wajib diperhatikan adalah : untuk masuk ke WB Studio ini tidak bisa beli tiket on-the-spot. Tiket wajib dibeli sebelum kedatangan, bisa dibeli langsung di website WB Studio London (www.wbstudiotour.co.uk) . Di website ini tertera semua informasi yang dibutuhkan jika mau berkunjung ke WB Studio London (beserta foto-foto yang bikin tambah ‘mupeng’ pengen kesana :D )

Ternyata untuk mendapatkan tiket masuk WB Studio London memerlukan ‘perjuangan berat’ bagi saya. Ceritanya saya baru mau booking tiket masuk kira-kira 2 minggu sebelum keberangkatan ke UK. Begitu buka website WB Studio London, ternyata di hari dan tanggal selama saya di UK semua tiket sudah sold out! Ternyata karena summer dan musim liburan, jadi tiket cepat sekali sold out. Padahal saya hanya punya waktu 10 hari di London. Duh, udah kepingin nangis rasanya, udah nyampe London kok malah nggak bisa ke WB Studio. Saya nggak langsung patah semangat, saya buka website WB Studio London dan ternyata didalamnya ada list nama travel agent di seluruh dunia yang menjual tiket resmi WB Studio London. Saya email satu persatu semua nama travel agent yang ada disana, mulai dari travel agent di UK, Jerman, Perancis, dan negara Eropa lainnya (sayang di Indonesia nggak ada travel agent yang jual tiket WB Studio London) untuk menanyakan apakah mereka masih mempunyai tiket lebih sesuai tanggal kunjungan saya di London. Balasan berdatangan dari para travel agent yang bilang bahwa semua tiket pada tanggal kunjungan saya di London sudah habis terjual. Saya sudah mulai hopeless. Tak disangka, namanya rejeki, ternyata muncul 1 email balasan dari satu travel agent di UK yang bilang bahwa mereka masih punya sisa tiket family untuk 2 dewasa dan 2 anak hanya pada tanggal 22 July. Langsung saya booked tiket tersebut. Ternyata perjuangan belum berakhir, travel agent tersebut hanya memberi saya jangka waktu pembayaran 1x24 jam, dan mereka tidak bisa menerima Paypal. Artinya saya harus melakukan transfer dalam mata uang GBP ke rekening travel agent dalam waktu 1x24 jam! Karena saya pernah kerja di Bank, saya tahu bahwa tidak ada Bank di Indonesia yang bisa transfer dalam mata uang GBP dalam 1x24 jam. Paling cepat sampainya 2 hari. Alhamdulillah disaat-saat hopeless (lagi) ini, ternyata saya dikenalkan oleh teman saya ke kerabatnya yang tinggal di UK dan dia mau membantu saya untuk transfer dari rekening GBP miliknya ke rekening si travel agent. I owe her so much. Jasanya nggak akan terlupakan :)

Tiket masuk WB Studio London harganya bervariasi, tergantung lagi peak season atau tidak, dan tergantung jam. Semakin sore jam kita datang, maka tiket akan semakin murah. Oh ya, untuk booking tiket kita harus memilih mau untuk ikut tur jam berapa. Agar pengunjung puas berkeliling dan tidak terlalu ramai, maka WB Studio mempunyai kuota berapa jumlah pengunjung dalam 1 hari. Inilah yang menyebabkan tiket WB Studio agak langka, karena kuota pengunjung dibatasi. Tur ada setiap jam. Sebagai gambaran, saat ini tiket masuk WB Studio London untuk family (2 dewasa dan 2 anak) yang tertera di websitenya mulai dari GBP 101.


Naik Overground dari Euston Station menuju Watford Junction Station, stasiun terdekat dari Warner Bros Studio London

Di tanggal sesuai tiket yang kami beli, kami menuju stasiun Euston untuk naik London Overground (kebalikannya Underground, semua Overground diatas permukaan tanah) menuju Watford Junction station. Menaiki semua transportasi umum di London semuanya cukup memakai 1 kartu ‘sakti’ yang di-tap begitu masuk dan keluar stasiun. Perjalanan naik kereta dari Euston Station ke Watford Junction Station kira-kira 20 menit. Keretanya so pasti nyaman.

Begitu sampai di Watford Junction, sudah ada petunjuk lokasi bus yang akan membawa kami ke WB Studio.

Begitu sampai di Watford Junction Station, sudah ada tanda ini

Dan ternyata bus-nya pun sudah bertema Harry Potter! Senang sekali begitu melihat bus ini, jadi semakin excited ingin segera cepat sampai di WB Studio. Untuk naik bus ini kita cukup membeli tiket seharga GBP 2 per orang PP. Perjalanan sekitar 15 menit dari Watford Junction Station ke WB Studio.

Bus bertema Harry Potter yang membawa kami dari Watford Junction Station ke Warner Bros Studio

Dan inilah penampakan WB Studio Tour :)

Senangnyaaa sampai juga di Warner Bros Studio London!

Disarankan untuk sudah sampai di WB Studio 30 menit sebelum slot jam yang kita pilih, untuk penukaran tiket dan administrasi lainnya. Kami menukarkan email dari travel agent kami dengan tiket masuk. Selain itu kami masing-masing juga diberi ‘passport’ seperti ini. Pasport ini adalah semacam ‘teka-teki’ yang bisa kami pecahkan saat berada didalam WB Studio.
Passport yang diberikan kepada pengunjung for free

Begitu memasuki lobby, sudah terasa semua hal yang berbau Harry Potter. Saat mengantri masuk studio, kami juga melewati kamar Harry dibawah tangga Privet Drive no 7 :)

Memasuki lobby studio, sudah terasa banget ‘aura’ Harry Potter-nya :)


Kamar Harry di Privet Drive no 7

Yang ada didalam WB Studio London ini adalah ALL THINGS ABOUT HARRY POTTER! Jika Anda atau si kecil penggemar Harry Potter, pastikan datang kesini… Rasanya luar biasa spektakuler, at least bagi saya yang penggemar Harry Potter :) Mulai dari Aula Besar Hogwarts, asrama Gryffindor, Ruang Kerja Professor Dumbledore, Kelas Ramuan Professor Snape, Gubuk Hagrid, The Burrow, Kementrian Sihir, Diagon Alley, Hogwarts Express…SEMUA ada didalam studio ini. Berikut foto-foto yang sempat saya ambil dari Warner Bros Studio London.

Dari kiri atas searah jarum jam : Hogwarts Great Hall – Asrama Gryffindor – Kelas Ramuan – Kantor Proffesor Dumbledore

Dari kiri atas searah jarum jam : Chamber of Secrets - Kostum Quidditch - 7 Hocrux - The Burrow rumah keluarga Weasley


Dari kiri atas searah jarum jam : Kantor Professor Umbridge – Kementrian Sihir – Hogwarts Express – Death Eater di rumah keluarga Malfoy

 
Area outdoor di Warner Bros Studio London


Properti-properti di film Harry Potter


Diagon Alley


Pose wajib di Platform 9 ¾ :)


Replika Hogwarts School of Magic (siapa yang juga berkhayal sekolah disini kayak saya? :) )

Tidak hanya berkeliling studio, kita juga dapat melihat cara pembuatan properti-properti di film Harry Potter dan melihat bagaimana cara pembuatan kastil Hogwarts. Semuanya membuat kami berdecak kagum, luar biasa kreatifnya orang-orang dibelakang layar Harry Potter. Didalam studio juga ada restoran untuk makan (dan minum Butterbeer!). Tak ketinggalan souvenir shop yang sudah pasti bikin lapar mata :)

Merchandise store yang bikin nggak konsen :)


Your personal wand, anyone? :)


Oleh-oleh dari Warner Bros Studio Tour : masing-masing dengan tongkat sihirnya :)

Sisihkan waktu 1 hari penuh untuk ke WB Studio London, the experience you will never forget :)


Tour Keliling Old Trafford


Dalam rangka memenuhi ‘impian’ suami yang fans berat MU, kami juga mengunjungi Old Trafford, markasnya MU di kota Manchester. Bukan cuma numpang foto didepan stadion saja (hehe….), kami juga membeli tiket untuk MU Museum & Tour. Dengan membeli tiket ini maka kita bisa memasuki Museum MU yang ada didalam Old Trafford, serta mengikuti tur keliling stadion dan bisa ada di pinggir lapangan Old Trafford. Katanya sih buat para fans MU, ke Old Trafford itu sama dengan naik haji, hehehe…

Tiket MU Museum & Tour juga dapat dibeli langsung di website resmi MU. Untuk tiket family (2 dewasa dan 2 anak), kami harus membayar sebesar GBP 13.5 perorang. Tiket ini juga cepat habis di musim liburan, sehingga disarankan untuk booking jauh-jauh hari. Kami booking tiket 2 minggu sebelum keberangkatan, tiket masih tersedia tapi available date-nya terbatas. Untunglah di tanggal kami ke UK, masih ada slot tiket family.

Old Trafford tour juga membatasi kuota setiap sesi. Saat sesi kami, dipandu oleh 1 orang guide, ada sekitar 20-30 orang yang mengikutinya.

Kami tidak menginap di Manchester, basecamp kami tetap di London, oleh karena itu kami sudah booking tiket Virgin Train London-Manchester PP via internet pada tanggal dimana kami akan mengikuti tour keliling Old Trafford. Jika ingin daytrip ke Manchester, sisihkan waktu seharian, karena pengalaman kami berangkat dari London jam 9 pagi, sampai di London lagi jam 9 malam :) (untung pas summer jadi jam 9 malam masih terang).

Dari London, kereta berhenti di Manchester Piccadily Station, stasiun kereta api terbesar di Manchester. Untuk menuju Old Trafford dari Manchester Piccadily Station sebenarnya bisa menggunakan trem, namun entah kenapa saat kami sampai tidak ada trem yang beroperasi. Akhirnya kami ‘terpaksa’ naik taksi menuju Old Trafford.

Tiba di Manchester Piccadily Station untuk menuju ke Old Trafford

Dan beginilah ternyata penampakan stadion Old Trafford yang terkenal itu :)

Welcome to Old Trafford, Theatre of Dreams (masih style Harry Potter, bawa tongkat :) )

Setelah puas foto-foto dengan latar belakang Old Trafford, kami menukarkan email tiket kami dengan tiket resmi MU Museum & Tour. Kami juga diberi kalung ID ini untuk meletakkan tiket, lumayan buat kenang-kenangan, bisa jadi ID Holder buat yang punya ID Card kantor di Indonesia :)

Ticket hanger dari MU Tour , lumayan bisa jadi kenang2an balik ke Indonesia :)

Begitu memasuki Old Trafford, yang pertama kali kami temui adalah Museum MU. Disini diperlihatkan lengkap sejarah MU beserta piala-piala yang pernah MU dapatkan. Suami saya yang fans MU sudah pasti ngerti isi Museum ini, kalau saya dan anak-anak sibuk foto2 sana-sini, hihihi….

Manchester United Museum

Setelah melewati Museum, untuk peserta MU Stadium Tour dikumpulkan di satu ruangan untuk kemudian berkenalan dengan guide yang akan membawa kami keliling stadium. Si Mas Guide membawa kami keluar dari tunnel menuju kursi penonton, dan pemandangannya wow…. saya yang bukan penggemar MU terkagum-kagum dengan megah dan rapihnya stadium ini.

Megah dan rapihnya Old Trafford

Selain duduk langsung di kursi penonton, kami juga diajak melihat ruang ganti pemain MU, ruang VIP, ruang konferensi pers, dan klimaksnya adalah melihat langsung megahnya Old Trafford dari pinggir lapangan dan kursi pemain dan pelatih saat sedang ada pertandingan. Tidak diperbolehkan ketengah lapangan karena menginjak rumputnya pun dilarang.

Tur stadion Old Trafford, dari kiri atas searah jarum jam : Ruang Konferensi Pers – Ruang Ganti Pemain – Tribun tempat pemain dan pelatih saat pertandingan berlangsung – Player Tunnel menuju lapangan


Mendengar penjelasan dan cerita Mas Guide dari bangku penonton

Setelah puas mengagumi kemegahan Old Trafford dari pinggir lapangan, maka MU Stadium Tour berakhir (durasi tour kurang lebih 1.5 jam), dan kami berpisah dengan Mas Guide yang super ramah dan informatif, diantar keluar menuju Merchandise Shop (niat banget ya bikin orang ‘terpaksa’ belanja :) ) Di Merchandise Store ini, kami bisa meminta sertifikat gratis yang menjadi kenang-kenangan bahwa kami pernah mengikuti tur di Old Trafford. Jika ingin makan juga ada Red Cafe, namun kami tidak makan disini karena harus segera kembali ke Manchester Piccadily Station mengejar Virgin Train yang akan membawa kami kembali ke London.

Merchandise Store-nya MU


Dapat sertifikat setelah selesai mengikuti tur stadion :)

Demikian sharing saya mengenai 2 tempat wisata berbayar di UK, mudah-mudahan bisa menginspirasi para orangtua yang ingin mengajak anaknya liburan ke UK. Di 2 tempat ini anak-anak saya tidak merasa bosan atau rewel sedikitpun, walaupun kelihatannya tempat wisata ini lebih banyak ‘menuruti’ passion orangtuanya, tapi mereka tetap bisa menikmati kok :)

Saya akan lanjutkan sharing saya dengan bagian terakhir, yaitu Tips and Trick Mengajak Anak-Anak ke London. Nantikan ya :)