Kali ini saya akan mengakhiri sharing London For Kids saya dengan memberikan beberapa tips dan informasi yang mudah-mudahan berguna bagi Parents yang ingin membawa putra-putrinya travelling, khususnya ke London.

  1. Usahakan agar sampai di bandara kota tujuan sebelum matahari terbenam. Hal ini berlaku khususnya bagi yang baru pertama kali menginjakkan kaki di kota tersebut. Pertimbangan saya adalah, saat ke London kemarin adalah saat pertama saya dan suami menginjakkan kaki di sana, dan kami belum familiar dengan kota tersebut. Selain itu dari bandara menuju penginapan kami rencananya akan meggunakan public transport (tube), sehingga jika hari masih terang akan lebih memudahkan kami dalam mengawasi keadaan sekitar serta merencanakan perjalanan.

  2. Jangan mengharapkan Heathrow Airport seperti Changi, Hamad atau airport-airport keren lainnya. Saat kami sampai, kami sempat kaget melihat Heathrow Airport mirip seperti airport Soetta :) Imigrasi di London juga sistemnya unik, setiap satu keluarga langsung mendatangi counter imigrasi beramai-ramai, tidak perorang seperti imigrasi pada umumnya.  Saat kita pulang dari Heathrow Airport juga tidak ada pemeriksaan imigrasi lagi.


    Bandara Heathrow yang riweuh

  3. Kunci utama dalam membawa anak-anak travelling (khususnya ke tempat yang agak jauh) adalah : jangan membuat target terlalu tinggi untuk dapat mengunjungi semua objek wisata di tempat tujuan. Saya punya banyak sekali list tempat-tempat yang ingin dikunjungi di London, namun ada kalanya anak-anak merasa lelah dan ingin segera pulang ke apartemen sehingga rencana ke tempat tertentu gagal. Tidak mengapa, yang penting anak-anak tetap sehat selama perjalanan, daripada sudah bela-belain ke suatu tempat namun di hari berikutnya anak-anak sakit karena kecapean.

  4. Anak-anak perlu istirahat yang cukup, walaupun mereka tidak tidur siang tapi usahakan mereka tetap mendapat tidur malam minimal 8 jam. Selain itu perhatikan waktu makan mereka agar jangan sampai terlewat terlalu lama.

  5. Berita baik untuk Parents yang membawa anak-anak ke London adalah : hampir semua public transport di London GRATIS untuk anak-anak. Jadi jika menaiki bus, tube, overground, cukup orangtuanya yang bayar :) Hal ini tidak berlaku untuk River Transport, anak-anak tetap harus bayar.

  6. Begitu sampai di Heathrow Airport, langsung cari tempat untuk beli Oyster Card (kartu sakti untuk menaiki semua public transport di London, kecuali taksi). Masing-masing orang dewasa wajib punya Oyster Card ini, sedangkan anak-anak tidak perlu (karena gratis untuk menaiki public transport seperti yang saya bilang diatas tadi). Nantinya setiap memasuki tube station, orangtua yang membawa anak akan melewati gerbang khusus yang lebih lebar untuk men-tap Oyster Cardnya.

  7. Public Transport di London sangat kompleks dan lengkap. Kita bisa pilih mau naik bus, underground/tube, overground, tram, taxi, atau malah transportasi sungai (ferry). Saking lengkapnya, malah ada juga tarnsportasi udara di London, yaitu naik kereta gantung. Yang paling murah, relatif :) Pengalaman saya lebih suka naik bus karena tarifnya flat, jauh-dekat sama saja :) Hal ini penting banget kalau tempat tujuan kita agak jauh. Selain itu, dengan naik bus biasanya halte tempat kita berhenti lebih dekat ke tempat wisata tujuan dibanding stasiun underground. Kekurangan naik bus adalah, waktu tempuh lama, nggak cocok buat yang ingin buru-buru. Kalau saya sih enjoy aja, karena dengan naik bus sekalian bisa memandangi indahnya kota London dari balik kaca bus. Naik tube adalah moda transportasi paling cepat, namun menurut saya agak pricey dibanding bus. Tapi memang sampai ke tempat tujuannya jauh lebih cepat dibanding bus. Selain itu kalau naik tube tidak ada pemandangan yang dilihat karena diluar kereta gelap semua (ya iya namanya juga underground hehe…). Anak-anak saya lebih senang naik bus daripada tube, mungkin karena banyak yang dilihat itu ya. Selain itu, busnya London cakep banget, warna merah dan bertingkat :)


    Paling suka naik bus, duduk diatas dan paling depan :)

  8. Jangan kecele, tube di London nggak pakai AC, beda dengan MRT-nya Singapore yang adem :) Didalam tube bebas boleh makan dan minum, nggak kayak di Singapore yang dilarang ini-itu. Stasiun underground di London juga jauh banget kalau dibandingkan dengan stasiun MRT-nya Singapore. Stasiun di London kebanyakan sudah tua, no AC, jarang ada eskalator dan lift, namun karena sudah tua itu maka terlihat vintage. Buat saya, London adalah kota yang santai, beda 180 derajat dengan Singapore yang banyak menerapkan denda di tempat umum. Namun walaupun santai dan ‘longgar’, tube dan stasiunnya tetap saja bersih dan jarang ada sampah. Hebat ya!

  9. Menggunakan public transport di London gampang dan user friendly. Rute tube gampang dimengerti, walaupun line-nya banyak sekali. Rute bus jelas banget terpampang di setiap halte, lengkap beserta perkiraan waktu tempuh. Pokoknya insyaAllah nggak akan tersesat :) Bekal utamanya cuma Oyster Card dan website Transport For London (www.tfl.gov.uk)


    Bus London, petunjuk jelas terpampang di setiap halte. Bagian dalam bus bersih dan nyaman (no AC)

  10. Taxi di London lebih dikenal dengan nama Black Cab, ternyata punya interior yang unik. Antara supir dengan penumpang dipisahkan dengan kaca. Kursi penumpang juga dibuat berhadap-hadapan.

  11. London adalah kota yang sangat multikultural. Untuk Muslim, tidak usah khawatir, banyak sekali restoran dan toko makanan halal tersebar di penjuru kota London. Saya punya satu toko langganan di dekat stasiun underground terdekat dari apartemen kami, yang menjual daging halal (ayam, sosis, sampai indomie). Kalau pas tidak nemu restoran halal, biasanya kami siasati dengan makan kentang dan nugget di Burger King atau Mc Donalds. Oh ya, di London, restoran fast food yang merajai adalah Burger King. Mc Donalds saja cukup jarang, apalagi KFC, agak langka, hehehe….


    McD di London canggih, udah punya mesin self-order

  12. Minimarketnya London juga tersebar di seluruh penjuru kota, misalnya Sainsbury dan Marks&Spencer (iyaaa beneran M&S itu macam Indomaret dan Alfamart di London!). Biasanya kami membeli cemilan di minimarket ini untuk mengganjal perut anak-anak bila sedang jalan namun tidak nemu restoran halal. Di minimarket ini cemilannya benar-benar menggugah selera, brownies, croissant, salad, donat, semua gampang didapatkan.


    Salah satu minimarket yang banyak terdapat di London


    Aneh nggak sih liat lambang M&S di kotak telur? :)

  13. Yang juga menjadi penolong bagi kami adalah coffeeshop seperti Pret a Manger, Starbucks atau Greggs yang sepertinya hampir selalu ada di setiap sudut kota London. Disini kami bisa membeli kopi, roti, atau bahkan hanya numpang ke toilet :) Toilet adalah tempat yang cukup menjadi incaran di London, apalagi yang gratis, karena ternyata public toilet di London harus BAYAR, huhuhu…. Tarifnya bermacam-macam, sekitar 20 penny, kalau nggak punya logaman, didepan pintu toilet sampai disediakan mesin penukar uang kertas dengan uang logam ? Jadi masukkan pengeluaran buat ke toilet kedalam rencana budget, atau seperti kami, memanfaatkan coffeeshop atau museum buat mampir ke toilet gratis hehehe….


    Toilet umum yang harus bayar #tepokjidat




    Greggs dan Pret a Manger, penyelamat kami saat kelaparan dan ingin ke toilet  :)


  14. Stasiun-stasiun besar seperti Euston atau King’s Cross/St Pancrass biasanya lebih mirip mall daripada stasiun saking megahnya dan banyak toko buat cucimata. Khusus St Pancrass, jika kita ingin ke Paris atau Amsterdam ini adalah stasiun keberangkatannya.

  15. Sebelum ke suatu tempat wisata tujuan, sebaiknya browsing dulu website tempat tersebut untuk meyakinkan bahwa kita dapat menikmati tempat tersebut semaksimal mungkin. Semua tempat wisata di London punya website masing-masing, lengkap dan jelas juga menerangkan bagaimana cara menuju kesana dan menggunakan transportasi apa. Beberapa museum dan taman juga mempunyai kegiatan khusus untuk anak-anak yang diinformasikan di websitenya, jadi manfaatkan website mereka semaksimal mungkin untuk mencaritahu apa saja yang bisa dilakukan disana.

  16. Tempat beli oleh-oleh termurah yang saya dapati adalah di Chinatown. Pokoknya bisa panik kalau melihat suvenir-suvenir di Chinatown ini, lucu-lucu, keren-keren, dan banyak yang serba 1 Pounds!


    Panik nggak sih liat printilan kayak gini? :) @Chinatown

  17. Beras sangat mudah didapatkan di London, hampir di setiap minimarket menjual beras. Buat yang harus makan nasi kayak keluarga kami, bawa ricecooker kecil dari Indonesia ya :)


    Beras mudah sekali didapat di London

  18. Mengenai mata uang, kami hanya membawa sedikit mata uang USD (untuk jaga-jaga jika harus tukar di Money Changer di London), sisanya kami langsung mengambil tunai melalui ATM disana. Menurut kami lebih praktis dan juga perbedaan kursnya tidak terlalu signifikan.

  19. Box telepon umum berwarna merah atau lambang stasiun underground bisa jadi spot menarik buat foto. Tenang saja, 2 ikon London ini tersebar di seantero kota. Puas-puasin foto-foto di London, banyak banget tempat menarik buat dijadikan background :)


    Box telpon merah bertebaran di penjuru kota



    Bahkan simbol Underground aja bisa buat background foto…hihihi…

  20. Benda wajib bawa saat jalan-jalan di London : PAYUNG!

Menjelajah London (bahkan UK) mungkin banget kok tanpa menggunakan travel agent. Jika kami bisa, maka Anda juga pasti bisa!
Selamat merencanakan ke London :)


Note : Jika ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut, silahkan menghubungi saya melalui email nanda_i@yahoo.com. Jika saya bisa, InsyaAllah akan saya bantu