1. RAPID TEST: 

Menggunakan darah atau serum, mendeteksi antibodi (imunitas tubuh), hasil lebih cepat, dan biaya murah

      SWAB TEST:

Menggunakan cairan tenggorok melalui usap tenggorok bagian atas dan atau bawah, mendeteksi antigen (keberadaan virus), hasil lebih lama, biaya lebih mahal Yang lebih efektif dan akurat memang swab test,tetapi keduanya saling menunjang satu sama lain Rapid tes yang reaktif artinya tubuh sudah melawan dan mengenali coronavirus ini dan dipertegas oleh swab tes untuk memastikan jenis corona virus

 

RAPID TEST: 

Sampel menggunakan darah atau serum. Lalu sampel darah dimasukan ke dalam tes kit dengan bantuan cairan buffer

    SWAB TEST:

Pasien diposisikan duduk, lalu membuka mulut. Petugas medis mengambil sampel di bagian tenggorokan menggunakan tangkai kapas mirip cotton bud panjang masuk ke dalam mulut dan menyentuh dinding tenggorokan

 

3. Jika melihat masa hidup virus, karantina 14 hari efektif dalam memutus rantai penularan

Karantina sendiri bukan hanya berdiam diri tinggal dirumah yaa... tetapi protokol kesehatan juga dilaksanakan seperti cuci tangan, jaga jarak dengan orang, menggunakan masker, etika batuk, tidak keluar rumah dan menjaga kesehatan

 

4.  Sebaiknya membeli rapid test di tempat instansi resmi atau distributor resmi yang ditunjuk yaa Ayah Ibu...

Hal ini untuk mencegah mendapat barang palsu yang mengakibatkan hasil yang kurang akurat

 

5. Cuci tangan dengan cara yang benar

- Menggunakan masker jika keluar rumah

- Melakukan etika batuk dan bersin 

- Bila dari luar rumah dan ingin masuk ke rumah, lakukan ini: mengganti baju, melepas masker dengan benar, cuci tangan dan membersihkan diri. Baju kotor dipisah dari baju kotor lain dan dicuci terpisah.

- Apabila ART sakit sebaiknya berobat ke dokter untuk memastikan apakah sakitnya mengarah ke covid-19.

6. Pertama, pastikan kondisi kesehatan masing-masing baik kakek nenek maupun ART. Apabila salah satu atau keduanya sedang sakit maka sebaiknya jaga jarak untuk tidak kontak.

Baik kakek nenek maupun ART yang PP keluar masuk rumah, lebih baik menjalankan protokol kebersihan pada jawaban sebelumnya

7. Karantina sendiri bukan hanya berdiam diri tinggal dirumah, tetapi protokol kesehatan juga dilaksanakan seperti cuci tangan, jaga jarak dengan orang, menggunakan masker, melakukan etika batuk, tidak keluar rumah bila tidak ada urgensi dan menjaga kesehatan

8. Perlindungan diri terhadap bahaya korona dapat dilakukan dengan

Karantina: dilakukan pada orang yang sehat, tidak bergejala dan memiliki risiko terpapar penyakit

Isolasi: dilakukan pada orang yang sakit, lebih ketat dan sebaiknya perlu dilakukan pemantauan oleh tenaga medis

Karantina dan isolasi bisa dilakukan di rumah atau tempat penyewaan lain, tetapi perlu memperhatikan kondisi kesehatan dan perjalanan penyakit yaa. Pada kondisi sakit lebih baik dalam pengawasan petugas medis sehingga tidak bisa sembarangan mengisolasi diri di tempat penyewaan

Untuk kita yang tidak bergejala boleh aja kok karantina diri di tempat penyewaan, tapi sebaiknya itu memiliki standar prosedur medis yang jelas

9. Dalam menentukan suatu pasien terjangkit covid-19 atau tidak, pemeriksaan dokter adalah tahapan yang penting. Dalam melakukan diagnosis, dokter akan melakukan tanya jawab, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang (rontgen, cek darah, rapid atau swab test) 

Langkah-langkah ini dilakukan secara bertahap untuk menentukan diagnosa, maka dari itu pemeriksaan rontgen ataupun rapid adalah bagian dari pemeriksaan dokter terlepas dari dana ya Ayah Ibu