Tips dan peran Ibu saat pandemi:

- Mengajak diskusi anak mengenai kondisi yang terjadi, sesuai dengan usianya

- Membatasi dan menyaring informasi baik yang diterima maupun yang disampaikan ke seluruh keluarga

- Bekerja sama dengan Ayah untuk membuat jadwal dan rutinitas baru sesuai dengan kondisi, lalu komunikasikan ke anak

- Don’t try to be a perfect mom! Coba untuk menjadi realistis dan menerima kondisi yang terjadi

- Carilah kegiatan self-care yang paling mungkin dilakukan dan sesuai kondisi

- Luangkan waktu yang ada untuk lebih mengenal anak dengan berbagai kegiatan non-screen bersama, dan membiarkan anak memilih kegiatannya

- Berbagi tugas rumah tangga dengan Ayah dan anak-anak, ajaklah keluarga untuk berkompromi agar semua tetap memiliki self-care

- Ajak keluarga untuk meningkatkan kegiatan spiritual, rutin berolahraga bersama dan tetap menjaga positive mindset

 

Tips dan pesan Ayah saat pandemi:

- Mengajak diskusi anak mengenai kondisi yang terjadi, sesuai dengan usianya

- Membatasi dan menyaring informasi baik yang diterima maupun yang disampaikan ke seluruh keluarga

- Bekerja sama dengan Ibu untuk membuat jadwal dan rutinitas baru sesuai dengan kondisi, lalu komunikasikan ke anak

- Tetap produktif selama dirumah secara seimbang, tetap membagi waktu antara WFH, self-care, dan family time dengan anak-anak

- Gunakan waktu yang ada untuk lebih mengenal anak

- Bekerjasama dengan Ibu untuk mendukung SFH anak

- Berbagi tugas rumah tangga dengan Ibu

- Mengajak anak mencoba hal-hal baru

- Ajak keluarga untuk meningkatkan kegiatan spiritual, rutin berolahraga bersama dan tetap menjaga positive mindset

 

 

Bagaimana bekerjasama untuk mengurus anak:

- Realistis dan menerima kondisi yg sedang terjadi membuat suasana di rumah menjadi tidak ideal

- Banyak berkomunikasi mengenai kebutuhan masing-masing dan kompromi untuk berbagi tugas dengan pasangan, mengatur jadwal dan aturan rumah bersama.

- Saling mendukung apabila ada yang membutuhkan waktu sendiri, peka terhadap situasi dan perubahan emosi pasangan

- Tetap produktif, melakukan hal-hal yang disukai, beribadah dan berdiskusi bersama

- Mendengarkan keinginan, kebutuhan pasangan dan apresiasi usaha pasangan

- Ajak pasangan bermain! Ternyata Ayah Ibu juga butuh bermain lho, bisa lakukan hal-hal yang seru atau permainan simple untuk lebih saling mengenal satu sama lain.