Anak-anak bekerja sebagai Housekeeping di Hotel Elite – Kidzania JakartaAnak-anak bekerja sebagai Housekeeping di Hotel Elite - Kidzania Jakarta

Sebenarnya anak-anak sudah berkali-kali ke Kidzania, sampai saya suka bingung mau main apa lagi mereka di sana, karena hampir semua wahana profesi sudah pernah mereka coba. Tapi sepertinya mau berapa kali pun di ajak ke Kidzania, anak-anak pasti gak pernah menolak dan langsung semangat.

Namun kunjungan kami kali ini agak berbeda dari yang biasanya karena bukan cuma anak-anak saja yang semangat, tapi orangtuanya pun bersemangat hehehe..

Tapi, bukankah biasanya orangtua paling bete plus tak berdaya kalau lagi menunggui anak-anaknya bermain di Kidzania? Belum lagi suasana yang penuh pengunjung, antrian yang panjang dan kita hanya bisa jadi penonton dari balik kaca di setiap wahana? Ya kan? Tenang, ada trik-nya lho..Yuk simak terus ya...

Suasana Kidzania yang santai di hari Jumat sesi ke-2 karena jarang ada kunjungan rombongan

Bermain di Kidzania Tanpa Antrian Panjang

Ternyata ada lho hari dan sesi tertentu dimana Kidzania itu gak terlalu penuh pengunjung, khususnya pada hari Jumat dan Minggu sesi ke-2 (15.00 - 20.00 WIB). Kok bisa?  

Bisa dong, karena biasanya hari Senin sampai Jumat sesi pertama Kidzania Jakarta lebih sering dipenuhi dengan kunjungan rombongan, terutama rombongan dari sekolah-sekolah. Sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu sesi ke-1 biasanya juga masih lumayan penuh karena memang merupakan hari libur (weekend).

Nah Jumat sesi ke-2 dan Minggu sesi ke-2 ini sepertinya waktu yang paling ideal untuk anak-anak bisa lebih santai menikmati kota Kidzania, karena pada sesi ke-2 di dua hari ini jarang ada permintaan kunjungan rombongan dan lebih banyak menerima kunjungan pribadi atau keluarga.

Nah karena gak ada rombongan maka anak-anak pun bisa lebih banyak menikmati semua wahana yang ada di Kidzania Jakarta tanpa harus antri berlama-lama seperti biasanya


Mumpung gak ada antrian panjang, si Kakak langsung minta Wall Climbing yang biasanya banyak peminatnya

Dan lebih asyiknya lagi ternyata mulai bulan Mei 2015 khusus di sesi ke-2 pada hari Jumat dan Minggu ada yang bikin anak-anak dan orangtua tambah semangat bermain di Kidzania. Hayoo, apa ya kira-kira?

Parents Experience:  Orangtua Bisa Ikut Bermain Bersama di Kidzania

Mengakomodir banyaknya permintaan orangtua agar bisa bermain bersama anaknya di Kidzania, Kidzania Jakarta kembali mengadakan program Parent Experience sejak awal Mei 2015. Program ini juga diadakan untuk mengajak orangtua agar menyediakan lebih banyak waktu bermain bersama anaknya.

Berkonsep "City of Kids", Kidzania menyajikan lebih dari 110 profesi global di 70 wahana yang bisa dimainkan oleh anak-anak usia dua hingga 16 tahun. Sebagai kotanya anak-anak, tentu permainan di Kidzania hanya bisa dimainkan oleh mereka.

Tapi dengan adanya Parent Experience, orangtua maupun pendamping bisa bermain bersama putra putri tercinta di 17 wahana pilihan Kidzania setiap hari Jumat dan Minggu sesi kedua, yaitu pada pukul 3 sore sampai 8 malam.

Apakah ada Biaya Tambahan bagi Orangtua untuk ikut Parent Experience?

Untuk fasilitas Parent Experience ini, para orangtua tidak perlu lagi membayar biaya tambahan, jadi bisa langsung ikut bermain bersama anak di 17 wahana pilihan.

Apakah ada Syarat khusus bila Orangtua ingin ikut bermain di Parent Experience?

Ada beberapa syarat tidak tertulis bila Orangtua ingin ikut bermain:

  1. Orangtua yang ikut bermain harus bersama atau membawa anak berusia 4 sampai 16 tahun (jadi gak boleh main sendirian atau pisah dengan anak
  2. Wahana yang dipilih memang termasuk dalam 17 wahana yang diperbolehkan untuk Parent Experience.
  3. Orangtua baru boleh ikut bermain bila memang jumlah anak yang mengantri sedang tidak banyak atau penuh (masih ada sisa tempat).
  4. Parent Experience ini tidak berlaku pada Holiday Season.
  5. Orangtua yang ikut bermain di Parent Experience tidak di bayar atau membayar dengan mata uang Kidzos

Parent Experience ini memang diadakan selain untuk mendekatkan orangtua dan anak dengan bermain bersama, juga untuk mengisi kekosongan jumlah peserta minimum yang diperlukan dalam sebuah wahana.

Misalnya saja wahana Rumah Sakit yang membutuhkan minimal 2 orang peserta (satu sebagai dokter dan satu sebagai pasien). Bila ternyata yang antri hanya anak kita seorang diri maka orangtua pun boleh ikut serta sebagai pasien. Atau di wahana-wahana lain yang maksimal pesertanya 8 orang, ternyata pesertanya baru 5 orang, maka orangtua baru boleh ikut bermain bersama anaknya dalam satu wahana yang sama..Gimana ? Seru banget kan?

O iya, berikut adalah daftar 17 wahana di Kidzania yang bisa dimainkan bersama orangtua atau pendamping dewasa (Parent Experience):

  1. Acting Academy
  2. Game Room
  3. Urbano Living Room
  4. Vita's Kitchen
  5. City Parade
  6. Fire Station
  7. Nursing Room
  8. Hospital
  9. Gas Station
  10. Car Dealer
  11. Flight Simulator
  12. Magic Studio
  13. Pharmacy
  14. Radio Station
  15. TV Studio
  16. Digital Learning Centre
  17. Safety Riding School

Wiih lumayan banyak kan pilihan wahana untuk bisa ikut main bareng anak  di Kidzania Jakarta? Thanks to Parent Experience, orangtua kini gak lagi cuma bisa bengong ngeliat anaknya bermain di Kidzania, asalkan syarat-syarat yang disebutkan sebelumnya berlaku ya :)

Gimana Rasanya Ikutan Parent Experience?

Duuuh kemarin karena saya datang jam 4 sore (1 jam telat dari pembukaan sesi ke-2 jam 15.00 WIB plus terpotong waktu makan dan sholat) jadinya saya baru hanya bisa ngerasain main bareng sama anak-anak di wahana Magic Studio dan Hospital deh....Tapi itu pun rasanya udah bahagiaaaaa banget hahaha...Jadi baru ngerti deh kenapa anak-anak gak pernah bosen minta main ke Kidzania, karena memang menyenangkan dan jadi belajar banyak hal baru.


Pengenalan alat-alat kedokteran dan cara penggunaannya

Seperti misalnya saat saya ikut bermain bersama si Kakak di wahana Hospital, walaupun cuma ngerasain jadi pasien, saya jadi tahu apa saja yang dibicarakan dan diajarkan oleh si Mas Instruktur.

Oooo, ternyata di Hospital itu peserta gak tiba-tiba mengobati orang sakit, tapi terlebih dahulu diperkenalkan dan dipraktekkan kegunaan satu persatu alat-alat kedokteran yang sering digunakan, mulai dari Stetoskop untuk memeriksa suara dalam tubuh, Garputala untuk memeriksa pendengaran, Senter utuk memerika reaksi Pupil Mata, Palu khusus untuk mengetuk dan memeriksa reaksi Lutut, Termometer untuk memeriksa suhu tubuh dan tak lupa juga diajarkan cara menggunakan Tensimeter untuk mengukur tekanan darah. 

Nah karena kebagian jadi pasien maka saya harus mengikuti skenario permainan, jadilah ceritanya saya kecelakaan di depan Teater Kidzania dan anak-anak harus melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan.


Ambulans datang, para dokter cilik pun sigap beraksi menyelamatkan seorang Ibu yang kecelakaan :)

Saya pun langsung lebay sok acting terkapar di lantai teras teater Kidzania, sambil menunggu diobati dan diperban oleh para dokter cilik yang dengan sigap keluar dari mobil ambulans. Udah gak inget malu deh diminta terkapar gitu (mau duduk aja juga boleh sih sebenarnya tapi saya milih gaya terkapar supaya lebih seru demi pengalaman para dokter cilik).

Yang pasti pengalaman jadi pasien yang terkapar karena kecelakaan ini adalah momen paling berkesan buat saya sebagai orangtua yang selama ini udah sering banget menemani anak-anak bermain di Kidzania hehehe..

Dan ternyataaa.....setelah heboh di perban, saya sebagai "pasien Parent Experience" ini gak boleh ikut diangkut ke dalam mobil ambulans balik ke wahana Hospital lho...jadi harus rela berjalan kaki! Lho kok gitu? Iya, mau gak mau harus nurut daripada khawatir dengan keamaan mobil Ambulance yang membawa beban terlalu berat jika mengangkut orang dewasa.

Waduuuh, ya udah deh, jadilah saya dengan penuh perban berdarah-darah berjalan kaki sambil cengar cengir diliatin banyak orang kembali menuju ke arah wahana Hospital di Kidzania.

Malu? Sudah pasti! Tapi demi rasa bahagia bisa main seru bareng anak, saya gak akan menukar pengalaman aneh ini dengan apapun di dunia! Sok yakin aja bahwa orangtua yang pada ngeliatin saya hari itu pasti mengerti betul apa artinya menahan malu demi kebahagiaan anak :)


Masuk UGD, langsung memeriksa kondisi pasien. Setelah selesai, dapat gaji & minuman segar! Yeaay!!

Kalau selama ini sambil nunggu anak bermain biasanya saya langsung sibuk motretin mereka dari balik kaca, membalas email, sms dan  bersosmed ria di handphone, nah dengan ikut Parent Experience saya memang jadi merasa lebih dekat dengan anak, memperhatikan ekspresi wajah apakah mereka enjoy ketika mereka memainkan perannya. Setelah selesai pun kami masih bisa ngobrolin tentang pengalaman bersama kami.

Karena anak saya dua, maka setelah dari Hospital menemani si Kakak, saya pun lari menuju ke Studio Sulap karena sang Adik sedang latihan sulap dan bersiap untuk pentas di panggung. Di wahana ini anak-anak belajar salah satu trik Sulap untuk dipentaskan di panggung teater Kidzania.

Tapi karena peserta pentas sulap ini terus bertambah dan harus berpasang-pasangan, maka saya pun mundur supaya anak lain bisa berpasangan dengan anak saya. Tapi gak papa kok, karena saya tetap bisa ikut belajar sulap bersama si Adik sebelum pentas yang sebenarnya di panggung.


Belajar sulap bareng si Adik di Magic Studio, saya juga dapat baru tentang trik-trik sulap! Senang!

Parent Experience: Semua Puas, Semua Senang!

Saatnya bersiap pulang karena sesi ke-2 akan segera tutup. Seperti biasa si Kakak dan Adik saling bercerita pengalaman masing-masing, terutama bagian dimana Ibunya ikut bermain bersama mereka. Belum sempat keluar dari pintu Kidzania, mereka sudah menanyakan ke saya kapan mau kembali lagi main ke Kidzania.

Ternyata di kunjungan berikutnya mereka berencana mengajak Ayah supaya juga bisa diajak bermain bareng di wahana-wahana Parent Experience lain yang belum sempat mereka coba bersama.

Bener-bener deh Parent Experience bikin anak-anak dan orangtuanya makin lengket. Kalo biasanya hanya anak-anak yang semangat, kali ini saya dan suami kayaknya jadi lebih semangat daripada anak-anak.

Yuk Ayah Ibu, jangan lewatkan kesempatan yang dibuka oleh Kidzania Jakarta ini.

Kalau ternyata sambutan orangtua terhadap Parent Experience ini sukses maka rencananya program special ini akan diperpanjang terus lho...

Sebagai informasi, Parent Experience Kidzania Jakarta ini baru satu-satunya yang ada dari 18 cabang Kidzania di seluruh dunia. Pengalaman yang unik membuat kesempatan ini sangat sayang bila dilewatkan begitu saja.

Dear Kidzania Jakarta, saya gak jadi bosen deh nganterin anak-anak main ke sana, karena saya dan suami udah gak sabar bisa kembali  dan ikut bermain bersama anak-anak kami tercinta :)


Lagu perpisahan dan kibaran bendera Kidzania, tanda bahwa sesi bermain telah usai

Fast Track:

KidZania Jakarta berlokasi di Pacific Place Mall Jakarta lantai enam, SCBD Jalan Jenderal Sudirman Kavling 52 sampai 53, Jakarta Selatan ini merupakan pusat rekreasi dengan konsep nilai edutaiment (edukasi dan entertainment). 

KidZania Jakarta merupakan taman hiburan yang berasal dari Mexico tepatnya di Santa Fe Shopping Mall yang dibuka pada 1 September 1999 dan kemudian resmi dibuka di Jakarta pada tanggal 24 November 2007.

KidZania Jakarta
Pacific Place Mall - Sudirman Central Business District
Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53
12190 Jakarta Selatan

Tlp :     021 5154 888, ext. 100
Fax :     021 5154 777
Email : [email protected]

Facebook : KidZania Jakarta

Twitter & Instagram : @kidzaniajakarta

Website : www.kidzania.co.id